Citra Hukum Bulukumba Tercoreng, Empat Polisi Positif Narkoba
NEWS UJUNG BULU– Andi Muzakkir Aqil, Citra penegakan hukum di Kabupaten Bulukumba kembali tercemar. Empat oknum anggota Polres Bulukumba terbukti positif menggunakan narkoba, padahal seharusnya mereka menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran narkotika.
Fakta mengejutkan ini terungkap saat Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) bertajuk Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) pada Kamis, 31 Juli 2025. Awalnya, sidak ini merupakan pengawasan rutin, namun hasilnya justru menguak aib baru di tubuh kepolisian setempat.
Keempat personel yang terjaring adalah:
-
Aiptu MF (Bhabinkamtibmas)
-
Aiptu S
-
Bripka AM
-
Briptu KH (dari satuan Sabhara)
Berdasarkan hasil tes urine yang diawasi ketat oleh tim Provos dan Biddokkes Polda Sulsel, keempatnya dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.

Baca Juga: Tabrak Lari Tewaskan Ibu Hamil Massa Geram dan Hancurkan Kejari Bulukumba!
Reaksi Publik & Kritik Pedas Andi Muzakkir Aqil
Temang tak butuh waktu lama bagi kasus ini menuai kecaman. Anggota Komisi III DPR RI, Andi Muzakkir Aqil, menyebut kejadian ini sebagai pengkhianatan terhadap institusi dan rakyat.
“Tidak ada ampun bagi penegak hukum yang terlibat narkoba. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi pengkhianatan terhadap tugas dan kepercayaan rakyat,” tegas Muzakkir, Kamis (7/8/2025).
Politisi Partai Demokrat dari Dapil Sulsel II itu menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik saling melindungi antar aparat.
“Kita tidak mau ada stigma ‘polisi lindungi polisi’. Kalau hukum saja tidak ditegakkan terhadap aparat sendiri, bagaimana mungkin rakyat bisa percaya?”
Ia juga mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak akan pernah berhasil jika oknum dalam sistem justru menjadi bagian dari masalah.
“Kalau Polri mau serius perang melawan narkoba, bersihkan dulu rumah sendiri. Jangan biarkan ada oknum mencoreng institusi. Ini soal masa depan generasi, dan narkoba menghancurkan itu,” tegasnya.
Narkoba di Bulukumba: Krisis yang Kian Mengkhawatirkan
Kasus ini bukanlah yang pertama. Penyalahgunaan narkoba di Bulukumba kian memprihatinkan. Tak hanya menjangkiti kalangan remaja, tapi juga ibu rumah tangga, ASN, hingga aparat penegak hukum.
Fakta ini memperkuat kekhawatiran publik bahwa jaringan narkotika telah menyusup ke institusi strategis, termasuk kepolisian.
Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, mengonfirmasi bahwa keempat anggota yang terlibat telah diamankan dan sedang menjalani proses penyidikan.



