NEWS UJUNG BULU– Suasana pagi di Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujung Bulu, terlihat berbeda. Ratusan warga bersama aparat kelurahan dan jajaran kecamatan tampak bersemangat melakukan kerja bakti massal. Mereka bahu-membahu membersihkan jalan, selokan, hingga area pemukiman dari tumpukan sampah, rumput liar, dan semak yang mulai menutupi lingkungan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Ujung Bulu, Andi Syamsir Ahyar Patunru, bersama Lurah Kalumeme, Abdul Rafik Rahim, S.AP. Turunnya kedua pemimpin wilayah tersebut ke lapangan menjadi energi tersendiri bagi masyarakat yang ikut serta. Tidak hanya warga, kader posyandu, tokoh masyarakat, hingga aparat kelurahan turut bergabung, menciptakan suasana kebersamaan yang kental dengan nilai gotong royong.
Lebih dari Sekadar Adipura
Dalam sambutannya, Camat Andi Syamsir menegaskan bahwa kerja bakti massal ini bukan hanya demi menyongsong penilaian Adipura 2025, melainkan juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Adipura bukan tujuan akhir, melainkan refleksi kepedulian kita terhadap lingkungan yang sehat dan nyaman. Semangat inilah yang harus terus kita jaga, bukan hanya saat penilaian, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah kebutuhan bersama yang akan memberikan manfaat nyata, mulai dari kesehatan masyarakat hingga kenyamanan dalam beraktivitas.
Pemimpin yang Menjadi Teladan
Sementara itu, Lurah Kalumeme, Abdul Rafik Rahim, menilai langkah camat yang terjun langsung ke lapangan memberi teladan kuat bagi masyarakat. Kepemimpinan yang tidak sekadar memerintah, tetapi ikut membaur bersama warga dalam kerja nyata, diyakini akan meningkatkan semangat kebersamaan.

Baca Juga: Tenun Kajang Menuju Pengakuan Indikasi Geografis Warisan Budaya Bulukumba
“Ini wujud nyata kepemimpinan yang membaur dengan masyarakat. Semoga kebersamaan ini dapat membantu mempertahankan prestasi Adipura sekaligus menumbuhkan budaya bersih di lingkungan kita,” ujarnya.
Abdul Rafik juga berharap kerja bakti semacam ini tidak berhenti hanya pada momentum menjelang lomba atau penilaian, tetapi bisa menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
Kecamatan Ujung Bulu berharap dapat mencetak prestasi di penilaian Adipura 2025. Namun lebih dari itu, yang paling penting adalah terbentuknya kesadaran kolektif untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari.
Lingkungan yang bersih bukan hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga menciptakan wajah kota yang lebih indah dan membanggakan.



