NEWS UJUNG BULU – Suasana tenang di sekitar Masjid Islamic Center Dato Tiro (ICDT) Bulukumba mendadak terjadi pada Sabtu malam, 27 September 2025. Sebuah kejadian pengeroyokan menggunakan senjata tajam menimpa seorang pria berinisial AB (51). Peristiwa itu sempat terekam kamera pengawas dan videonya viral di berbagai platform media sosial, mengundang masyarakat luas.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah duduk santai bersama rekannya di sebuah warung kopi dekat masjid. Tiba-tiba, empat orang pria yang datang berboncengan dengan dua sepeda motor langsung menghampirinya. Tanpa banyak bicara, salah satu pelakunya adalah parang ke arah korban.
Rekaman CCTV menampilkan tiga orang aktif menyerang AB, sementara satu lainnya mengawasi sekitar lokasi. Korban sempat terjatuh setelah menerima tebasan senjata tajam di bagian punggung, lengan, dan lutut. Meski dalam kondisi terluka, AB berusaha bangkit dan lari menjauh, sementara para pelaku segera kabur meninggalkan lokasi.
Motif Masih Diselidiki
Kasi Humas Polres Bulukumba, AKP H. Marala, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari korban pada Minggu, 28 September 2025, dan langsung melakukan penyelidikan. Saat ini, aparat kepolisian tengah memburu pelaku utama berinisial SY (25), warga Kecamatan Ujungbulu.
“Korban dan Saksi mata menyebut ada kejadian sebelumnya, namun penyebab pastinya masih kami di dalami. Kami terus mengumpulkan keterangan Saksi untuk memperjelas motif di balik pengeroyokan ini,” ujar AKP Marala.
Kondisi Korban

Baca Juga : Bulukumba Jadi Tuan Rumah Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan
Akibat kejadian ini, AB mengalami luka sayatan pada beberapa bagian tubuhnya. Beruntung, luka tersebut tidak membahayakan nyawa. Korban sudah mendapatkan perawatan medis dan kini dalam kondisi stabil. Meski demikian, trauma psikologis akibat serangan brutal tersebut masih membekas.
Video pengeroyokan yang tersebar luas menimbulkan kecaman dari masyarakat. Banyak warga yang menilai aksi kekerasan di area masjid merupakan tindakan yang sangat tidak pantas dan mencederai rasa aman. Beberapa tokoh masyarakat juga meminta aparat mengambil tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
“Masjid seharusnya menjadi tempat ibadah dan ketenangan, bukan arena pertumpahan darah. Kami berharap polisi segera menangkap para pelaku,” kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Polisi Imbau Warga Bantu Informasi
Polres Bulukumba mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan para pelaku, khususnya SY, agar segera memberikan informasi kepada pihak berwajib. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum.
“Kami tidak akan tinggal diam. Semua pelaku yang terlibat akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan kasus ini kepada aparat kepolisian,” tegas AKP Marala.



